Singapura-Malaysia Galang Ikatan Personal

0
48
nurul izzah anwar

Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan mengunjungi negara bagian Malaysia, dimulai dari sebelah utara. Ini upaya bergaul dengan pemimpin Malaysia di level negara di luar level pusat.

“Baik di Malaysia maupun di Singapura, ada perubahan umum terjadi di semua level, termasuk politik,” kata Menlu Vivian kepada awak media di Alor Setar setelah berjumpa dengan pemimpin Kedah Sultan Salehuddin Sultan Badlishah.

“Sangat penting bahwa para pemimpin, politikus bertemu satu sama lain, mengenal satu sama lain di level personal, memahami perspektif kita yang berbeda-beda, tantangan kita bersama,” kata Vivian dalam acara yang berlangsung Kemis (29/8/2019).

“Hubungan perlu dibina satu demi satu. Kepercayaan muncul dengan melakukan segala sesuatu bersama-sama, menjelaskan perspektif yang berbeda-beda,” tambahnya lagi, menyebutkan bahwa para pemimpin berpengalaman seperti Dr Mahathir berteman dengan para pemimpin Singapura ia belajar di Singapura.

Para pemimpin yang lebih muda punya sedikit kesempatan unutk belajar dan bekerja satu sama lain, lanjutnya.

“Jika demikian, saya kira kita perlu berupaya untuk bertemu, berinteraksi, menjelaskan, merencanakan, dan berkolaborasi. Saya kira jika kita dapat melakukan hal itu, itu saling menguntungkan dan itu baik buat hubungan kita,” katanya.

Menyusul diskusi dengan pemimpin Kedah dan para politisi seniornya, Balakrishnan menggarisbawahi bagaimana Singapura dan Kedah bisa berkolaborasi lebih jauh di bidang-bidang seperti pertanian, turisme, dan teknologi.

Ia menambahkan bahwa kedua pihak membahas kemungkinan suatu taman high tech, karena Kedah berkecimpung di seputar bidang panel surya, elektronika, khususnya bagian-bagian pesawat terbang.

Para pemimpin itu juga membahas bagaimana cara-cara membangkitkan kesadaran Kedah sebagai sebuah destinasi pariwisata, dan bagaimana meningkatkan arus bepergian dua arah antara masyarakat Singapura dan Kedah.

Menlu Balakrishnan juga bertemu dengan Mukhriz Mahathir –putera Perdana Menteri Mahathir Mohamad, juga sejumlah anggota dewan eksekutif negara Kedah.

“Banyak orang familiar dengan Langkawi, saya kira (sedikit) orang akrab dengan Alor Setar dan bagian daratan Kedah sendiri semua yang ditawarkan,” kata Balakrishnan.

Pada Kamis petang (29/8), Menlu Balakrishnan menemui Anggota Perlemen Pematang Pauh Nurul Izzah Anwar, putri mantan Perdana Menteri sekaligus prime minister-in-waiting Anwar Ibrahim.

Nurul Izzah dan timnya menginformasikan Balakrishnan mengenai Agenda Pauh, suatu program sosial dalam konstituensi Nurul yang ditujukan untuk menangani kebutuhan-kebutuhan lahan tanah.

Menlu dijamu dalam tur konstituensi dan pusat layanan, yang diikuti dengan makan malam, demikian diberitakan Kemenlu Singapura (MFA).

“Saya benar-benar menghargai bahwa menteri turun ke bawah dan mau mendengarkan kami … karena saya menginginkan sangat banyak untuk wilayah ini, yaitu daerah pedesaan, agar dapat untuk memakai kemajuan teknologi mutakhir guna meningkatkan kehidupan. Jadi saya pikir adalah penting untuk terlibat dalam level ini, lebih dari politik,” kata Nurul.

“Jadi tentu saja kami terus belajar dari Singapura, kami juga ingin menjembatani kesenjangan.”

Balakrishnan berterima kasih kepada Nurul untuk diskusinya yang “terbuka dan jujur” dan memuji upaya-upayanya.

Pada hari Jumat (30/8), Menlu ke Penang untuk bertemu Gubernur Abdul Rahman Abbas, Ketua Menteri Chow Kon Yeow, dan beberapa anggota dewan ekskutif negaranya.

Baik Penang maupun Kedah dipimpin koalisi Pakatan Harapan, yang masuk ke kekuasaan setelah kemenangan bersejarah pada pemilu 2018, setelah bertahun-tahun menjadi oposisi bagi Barisan Nasional.

————————————————————–
Amir Yusof/Channelnewsasia[dot]com/ap/Portalasean.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.