Thailand Mau Jadi Distributor Energi di Kawasan

0
19
thailand energy

Thailand mulai mewujudkan rencana puluhan tahunnya untuk menciptakan suatu jaringan super elektrik di kawasan Asia Tenggara, dan mau menjadi pusat pemasok energi di tengah-tengah kawasan.

Bangsa Thai berencana menaikkan tiga kali jumlah listrik dari Laos yang ia jual lagi ke Malaysia, sembari mendorong peningkatan infrastruktur dari Kambodia ke Myanmar yang dibutuhkan untuk penjualan energi lintas-batasnya.

Demikian dikatakan Wattanapong Kurovat, direktur jendral di kantor kebijakan dan perencanaan perdagangan energi Thailand. Tindakan itu merupakan bagian dari upaya Menteri Energi Sontirat Sontijirawong untuk membuat sistem energi Thailand lebih bersih, lebih murah, dan efisien.

Transaksinya gampang, kata Wattanapong. Thailand bakal membeli lebih banyak listrik untuk jaringan nasionalnya sendiri dari Laos, yang mendapatkannya lebih dari yang dibutuhkan dari bendungan yang ada di sepanjang Sungai Mekhong dan anak-anak sungainya. Selanjutnya, negeri ini akan memiliki tenaga berlebih pada jaringan nasionalnya sendiri yang bisa dijual ke Malaysia, Kambodia, atau Myanmar.

“Kami tengah berusaha bergerak cepat untuk menjadi pusat jaringan energi di kawasan,” kata Wattanapong dalam sebuah wawancara di Bangkok. “Kami telah memiliki kapasitas dan infrastruktur yang mendukung visi untuk menjadi inti kawasan.”

Gagasan untuk menghubungkan pusat-pusat energi dan pelanggan di seluruh Asia Tenggara telah diupayakan sejak lebih dari 20 tahun lamanya, namun terhalang persoalan kurangnya koordinasi pemerintah dan pendanaan infrastruktur.

Jaringan internasional jarang dijumpai di luar Eropa, dan memerlukan langkah-langkah penyelesaian teknis dan legal untuk membangun infrastruktur yang mahal. Manfaat kesuksesannya meliputi meningkatnya peluang dan keamanan energi untuk mengembangkan sumber daya tak terpakai menjadi terbarukan, demikian menurut International Energy Agency.

Thailand telah menghadirkan interkoneksi jaringan dengan Laos dan Malaysia. Sejak tahun lalu, Malaysia telah membeli 100 megawatt dari Laos melalui Thailand, dan sedang mencoba meningkatkan volumenya jadi 300 megawatt, kata Wattanapong lagi.

Hal yang sama terjadi di kota-kota perbatasan di Kambodia dan Myanmar, mereka telah membeli sejumlah kecil listrik dari Thailand, tapi peningkatan infrastruktur diperlukan untuk mencapai skala yang setara seperti koneksi dengan Laos dan Malaysia, tuturnya.

Menurut Wattanapong, menjadi pusat jaringan akan mendatangkan banyak sekali keuntungan. Thailand bisa mendapat pemasukan tambahan dari mentransmit listrik di seluruh jaringan dayanya, menangani oversupply kapasitas tak teraturnya, dan menjadikan lebih baik pendayagunaan infrastruktur yang ada dan pusat-pusat tenaga. Dengan menggunakan jaringan dengan lebih efisien, harga listrik di Thailand bakal lebih murah dalam jangka panjang.

Thailand bisa mendorong gerakan menuju suatu sistem kawasan dengan menadatangani transaksi-transaksi bilateral dengan tetangga-tetanggnya, yang bakal jadi lebih mudah ketimbang berusaha menegosiasikan satu kesepakatan besar sekaligus, begitu kata Bikal Pokharel, direktur riset energi dan sumber terbarukan Asia Pasifik di Wood Mackenzie Ltd.

Sementara itu, menteri energi yang baru Sontirat Sontijirawang sedang berusaha merevisi Rencana Pembangunan Daya, sebuah peraturan di bidang energi nasional, yang bisa berarti mendapat lebih banyak energi terbarukan dan lebih banyak listrik dari generator-generator kecil.

Mulai akhir tahun 2037, sekira satu seperempat listrik Thailand bisa berasal dari apa yang dinamakan produsen-produsen kecil daya, begitu menurut rencana tersebut. Mereka kebanyakan bakal mendapatkan listrik dari biomass dan sumber-sumber tenaga matahari untuk penggunaan masyarakat, dan menjual energi surplus ke jaringan.

Negeri Gajah Putih juga menggandakan porsi energi terbarukan dan mengurangi porsi listrik yang berasal dari batu bara dan gas alam, meski yang terakhir ini masih merupakan sumber enegi alam terbesar negeri itu.

——————————————————
Bloomberg.com/scmp.com/ap/Portalasean.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.