Kim Jalan-jalan di Vietnam

0
46
vietnam

Portalasean.com — Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un tiba di Vietnam untuk sebuah pertemuan puncak dengan Presiden Donald Trump.

Tiba Selasa pagi (23/4/19) menggunakan kereta api antipeluru di perbatasan Cina-Vietnam sekitar pk 8:20 waktu Hanoi, Kim ikut iring-iringan menuju ke selatan ke Ibu Kota. Ini menurut New York Times merupakan sambutan yang “biasa-biasa saja” dari kunjungan Kim ke Vietnam, suatu simbolisasi politik dan sejarah yang mempunyai arti tertentu.

Kim dijadwalkan bersiap-siap menemui Trump untuk membahas isu-isu diplomatik yang pelik, termasuk denuklirisasi di Semenanjung Korea. Namun pertemuan puncak juga melambangkan sesuatu yang lain.

wisata vietnamVietnam dan Korut punya sejarah persahabatan cukup panjang termasuk kerja sama kedua negara dalam Perang Vietnam dan hubungan yang sama-sama kompleks dengan Cina. Sedangkan Korea Selatan dan Amerika Serikat memandang bahwa rekonsiliasi pascaperang dengan musuh-musuh lama –beserta pertumbuhan ekonomi yang pesat selama beberapa dekade terakhir– merupakan model potensial yang perlu dicontoh pemerintahan Kim.

Maka, tindakan dan ucapan Kim di Vietnam bakal menjelaskan apakah pemimpin ini setuju atau tidak.

Pyongyang menghargai berkembangnya rezim Komunis di Vietnam pada 1950, empat tahun sebelum negara itu merdeka dari Perancis. Korea pun bergabung dengan Cina untuk menyediakan materi dan personel bagi Vietnam Utara untuk berperang melawan AS.

Tapi, invasi Vietnam ke Kambodia pada 1978 membuat Korea memberi perlindungan kepada Pangeran Norodom Sihanouk. Ini karena Korut adalah sekutu dari Khmer Merah. Sihanouk kemudian membagi-bagi waktunya di villa-villa di Beijing dan di Pyongyang.

Hubungan antara Vietnam dan Cina, sementara itu, tidak pulih hingga 1991.

Dari perbatasan, Kim direncanakan akan mengunjungi beberapa provinsi di Vietnam Utara. Salah satunya adalah Bac Giang, di tempat ratusan personel Angkatan Udara Korut dikerahkan dalam Perang Vietnam. Itu symbol kepercayaan dan kerja sama di antara kedua negara.

Seperti anggota militer Rusia yang dikirim untuk membantu pasukan Komunis melawan rezim Vietnam Selatan yang didukung AS, pilot-pilot Korut mengenakan seragam Vietnam dan menggunakan perlengkapan, fasilitas, dan pesawat terbang mereka. Jenazah mereka dipulangkan dari Vietnam ke Korut pada 2002, tapi makam mereka masih berdiri di persawahan Bac Giang.

Dari Bac Giang kendaraan Kim bakal mengarah ke selatan melalui Provinsi Bac Ninh, itu lokasi pabrik ponsel raksasa milik konglomerat Korsel Samsung, investor asing terbesar di Vietnam.

Pabrik itu jelas-jelas melambangkan bagaimana investasi asing telah membantu mengubah ekonomi Vietnam sejak akhir 1980-an, ketika Partai Komunis yang berkuasa –tak seperti kepempinan Korut– berangkat dari kampanye yang kini disebut reformasi ekonomi Pintu Terbuka.

Normalisasi hubungannya dengan Korsel pada 1992, menjadikan Vietnam sebagai mitra dagang terbesar keempat, dengan nilai mutualnya tahun lalu sebesar 62,6 miliar dolar AS.

Sebuah delegasi Korut yang mengadakan tur di Bac Ninh baru-baru ini, menimbulkan spekulasi bahwa Kim akan mengunjungi pabrik Samsung pekan ini.

(ap/portalasean)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.