Pembahasan Pedoman Sawit Berkelanjutan Segera Rampung

0
112

Jakarta — Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tengah merampungkan pedoman praktik minyak sawit berkelanjutan melalui Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Dengan ISPO, produksi minyak kelapa sawit dari Indonesia dipastikan memenuhi standar kepatuhan terhadap hukum dan ketentuan sertifikasi yang mengacu pada standar internasional. “Saat ini, Kemenko Perekonomian sedang melakukan tahap akhir proses penguatan ISPO, melibatkan multi stakeholders mulai dari kementerian dan lembaga terkait, pemda, akademisi, pelaku industri, petani, asosiasi maupun LSM,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam keterangan tertulis, Rabu (25/04). Darmin mengungkapkan, ISPO diharapkan bisa memiliki hierarki hukum lebih tinggi supaya bisa diterapkan untuk lintas sektoral. Selain itu, ISPO juga didorong untuk menggunakan pendekatan lanskap dan pertanian yang berkelanjutan. “ISPO juga bisa dipakai untuk meningkatkan diplomasi internasional,” tutur Darmin. Pemerintah menyatakan terus mendorong minyak kelapa sawit untuk berbagai rencana pengembangan energi ke depan. Hal itu didukung sifat minyak kelapa sawit yang lebih efisien dibanding sumber minyak nabati lain. Dari segi produktivitas, hasil dari minyak kelapa sawit juga lebih besar dibanding minyak nabati sejenisnya. Untuk satu hektare lahan saja, bisa menghasilkan sekitar 4 ton minyak kelapa sawit, dimana minyak dari biji bunga matahari hanya bisa menghasilkan 0,6 ton untuk luasan yang sama.

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.