AirAsia siap buka penerbangan Kuala Lumpur – Banyuwangi

0
95

Banyuwangi — Manajemen AirAsia menyatakan siap membuka penerbangan langsung Kuala Lumpur, Malaysia ke Banyuwangi, Jawa Timur dan sebaliknya. Kami akan kirim tim lanjutan untuk membahas  rencana pengembangan Bandara Banyuwangi. Jika infrastrukturnya sudah siap jadi bandara internasional, kami siap buka penerbangan Kuala Lumpur-Banyuwangi. “Kami mau menarik pelancong dari Australian dan China karena Kuala Lumpur itu hub terbesar AirAsia, kata Executive Chairman AirAsia Berhad Datuk Kamarudin Meranun saat mengunjungi Bandara Banyuwangi, Kamis (19/04). Saat pertama kali mengunjungi bandara berkonsep hijau pertama di Indonesia itu, Datuk Kamarudin menyatakan kedatangannya melihat langsung perkembangan Bandara Banyuwangi dalam rangka pengembangan bisnis. Dia datang ke kabupaten berjuluk “The Sunrise van Java” didampingi CEO AirAsia Indonesia Dendi Kurniawan, sementara Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang sedang mengikuti acara di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional di Jakarta, ikut dalam perbincangan melalui telekonferensi. “Saya kaget melihat Banyuwangi sangat potensial. Ada 77 atraksi pariwisata sepanjang tahun, juga tujuan wisata menarik. Saya mengapresiasi semua pihak yang membuat daerah ini berkembang. Kami menjajaki membuka bisnis di Banyuwangi, ujar salah seorang pengusaha terkaya Malaysia menurut majalah Forbes tersebut dalam keterangan tertulis Pemkab Banyuwangi. Kamarudin menjelaskan, kedatangannya di Banyuwangi menindaklanjuti pembicaraannya dengan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan beberapa waktu lalu. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengapresiasi rencana AirAsia membuka bisnis di Banyuwangi. “Semua warga di Banyuwangi berkomitmen mengembangkan pariwisata di sini. Selain itu, di Banyuwangi juga akan dibangun pabrik kereta api milik pemerintah. Juga telah ada pabrik gula nasional serta pembangunan marina internasional,” ujar Anas. GM Angkasa Pura  II Banyuwangi Anton Martalius menambahkan bahwa progress bandara di Banyuwangi terbilang pesat. Pada 2017, jumlah penumpang mencapai 188.949 orang, atau melonjak 67 persen dibandingkan tahun 2016 sebanyak 115.153 penumpang. Dalam periode Januari-Maret 2018 jumlah penumpang melonjak 143 persen dibanding periode Januari-Maret 2017. “Untuk aircraft movement terjadi peningkatan 103 persen,” ucap Anton. Infrastruktur Bandara Banyuwangi juga akan terus dikembangkan. Apalagi Banyuwangi bakal menjadi bandara penyangga pertemuan IMF-World Bank di Bali pada Oktober mendatang.

Sumber: Antaranews

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.