Indonesia-Selandia Baru Kejar Target Perdagangan Rp 40 Triliun pada 2024

0
90

Auckland — Delegasi bisnis Indonesia melakukan promosi dagang ke Auckland, Selandia Baru pada Jumat (16/03). Mereka menawarkan empat produk, yakni kopi, minyak, kelapa sawit, energi terbarukan dan jasa tenaga kerja kepada para buyers di Selandia Baru. Forum bisnis tersebut dihadiri sekitar 100 pelaku usaha Indonesia dan calon buyer dari Selandia Baru. Forum bisnis juga dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Arlinda saat menyampaikan sambutan pada forum bisnis Indonesia-Selandia Baru mengatakan, Indonesia memiliki banyak produk unggulan yang berpotensi ekspor ke Selandia Baru. “Produk-produk ini dibawa pelaku usaha kami yang sangat tertarik untuk bermitra dengan pelaku usaha Selandia Baru,” kata Arlinda. Indonesia dan Selandia Baru sangat berpotensi meningkatkan hubungan perdagangan di masa depan. Terlebih lagi pada tahun 2014 dalam pertemuan Joint Ministerial Commission Indonesia-Selandia Baru ke-6, kedua negara menyepakati peningkatan nilai total perdagangan sebesar 2,9 miliar dolar AS atau Rp 40 triliun pada tahun 2024. Sebelumnya, data tahun 2017 menunjukkan total ekspor Indonesia ke Selandia Baru sebesar 437,8 juta dolar AS. Nilai ini baru sebesar 1,09 persen total impor Selandia Baru dari dunia yang jumlahnya mencapai 40,1 miliar dolar AS. Sementara itu, total ekspor Selandia Baru ke Indonesia sebesar 751,1 juta dolar AS atau baru 0,47 persen total impor Indonesia dari dunia sebesar 156,9 miliar dolar AS. Dalam forum bisnis Indonesia-Selandia Baru kali ini, Arlinda mengatakan Indonesia adalah negara penghasil kopi terbesar ke-4 sekaligus eksportir terbesar ke-7 dunia. Nilai ekspor kopi Indonesia ke dunia tahun 2017 tercatat sebesar 1,18 miliar dolar AS. Saat ini, Indonesia telah memiliki 20 kopi indikasi geografis. Artinya, kopi dari setiap daerah memiliki cita rasa khas yang  berbeda dengan daerah lain. “Tentunya hal ini patut diapresiasi penikmat kopi di Selandia Baru,” tutur Arlinda. Duta Besar Tantowi Yahya menyambut baik misi dagang ke Selandia Baru ini. Tantowi mengatakan forum bisnis yang mempertemukan pelaku usaha Indonesia dan Selandia Baru seperti ini baru pertama kali diadakan.

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.