Menteri Ekonomi ASEAN Sepakat Kembangkan E-Commerce

0
102

Singapura — Para menteri ekonomi dari negara-negara ASEAN berkumpul dalam pertemuan ASEAN Economic Ministers Meeting (AEM) Retreat ke-24 di Singapura, Kamis (01/03). Dalam pertemuan tahunan itu, para menteri ekonomi ASEAN sepakat untuk mengembangkan perdagangan, antara lain melalui e-commerce, penerapan sertifikasi mandiri dan  ASEAN Single Window. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita yang mewakili Indonesia dalam AEM, menegaskan bahwa Indonesia menginginkan sistem perdagangan yang adil, baik secara online maupun offline. Barang yang diperdagangkan secara offline harus dikenakan tarif seperti pada perdagangan secara online. “Prinsip ini diharapkan tertuang secara jelas dalam pembahasan ASEAN Agreement on e-commerce yang merupakan salah satu program prioritas Singapura sebagai Ketua ASEAN B tahun 2018,” ujar Enggartiasto. Ia mengatakan, sikap ini diambil Indonesia demi mendukung target ASEAN menjadi peringkat ekonomi ke-4 di dunia pada tahun 2030. Dalam retreat kali ini, para menteri ekonomi ASEAN juga turut membahas berbagai inisiatif usulan yang di bawa Singapura. Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Imam Pambagyo menyatakan, Indonesia mendukung inisiatif khusus Singapura di bidang integrasi ekonomi ASEAN, antara lain mengenai perbaikan fasilitasi perdagangan untuk mendorong semua negara anggota ASEAN mengimplementasikan pengiriman. Form D secara elektronik (e-Form D) di portal ASEAN Single Window. Dengan mengirimkan e-Form D tersebut, maka negara yang bersangkutan berkomitmen untuk mempercepat proses customs clearance dalam rangka ekspor. Hingga saat ini, anggota ASEAN yang telah melaksanakan pengiriman langsung e-Form D melalui ePortal ASEAN Single Window per 31 Januari 2018 untuk mendapatkan pemberian tarif preferensi oleh petugas bea cukai adalah Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand dan Vietnam. Sementara itu, Brunei Darusalam, Kamboja, Filipina, Laos dan Myanmar masih dalam proses pengembangan National Single Window di negara masing-masing.

Sumber: republika.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.