Survei Nielsen: Media Digital dan Media Konvensional Saling Melengkapi

0
122

Jakarta — Studi Nielsen menyebutkan bahwa konsumsi media digital dan media konvensial kini saling melengkapi dalam kehidupan sehari-hari. Hanya saja, porsinya berbeda-beda pada tiap generasi. Misalkan Generasi Z (10-19 tahun), sebanyak 97 persen masih menonton televisi, 50 persen mengakses internet, 33 persen mendengarkan radio, 7 persen menonton televisi berbayar dan 4 persen membaca media cetak.  Para generasi millennial (20-34 tahun), 96 persen dari mereka menonton televisi, 58 persen mengakses internet.  Kebalikannya, generasi X (35-49 tahun) yang menonton televisi (97 persen), mendengarkan radio (37 persen) dan mengakses internet (33 persen).  Sementara, 95 persen Generasi Baby Boomers (50-64 tahun) menonton televisi, 32 persen mendengarkan radio dan 9 persen mengakses internet. Menurut Nielsen, semua konsumen di tiap generasi sama-sama mengakses internet. Sehingga, kebiasaan multi-screen dengan media digital menjadi suatu hal yang lumrah. Pemirsa televisi yang juga mengakses internet mencapai 42 persen, atau pembaca media cetak yang juga mengakses internet mencapai 71 persen. Durasi menghabiskan waktu di media digital pun meningkat dalam tiga tahun terakhir, dari 1 jam 52 menit (2014) menjadi 3 jam 8 menit (2017).  Sementara itu, durasi mengkonsumsi media konvensional lainnya tidak mengalami banyak perubahan. Meningkatnya perkembangan media digital ini mendorong para pelaku industri untuk menggencarkan strategi bahkan promosinya ke media digital. Studi Nielsen Consumer Media View dan Digital Ad Ratings (DAR) pada media Kompas mampu menguraikan bahwa pembaca cari  Kompas versi digital (Kompas.com) berusia lebih muda dari pembaca Kompas versi surat kabar.  Dua studi berbeda yang dilakukan Nielsen, yaitu DAR dan Consumer Media View (CMW) sama-sama menunjukkan bahwa jumlah pembaca Kompas.com terbesar adalah dari Generasi Millennial (21-34 tahun) dan Generasi X (35-49 tahun). “Hal ini secara konsisten terjadi pada tiga topik konten yang kami uji, yakni berita, ekonomi dan hiburan,” kata Hellen Katharina, Executive Director, Head of Media Business, Nielsen Indonesia. Ketiga topik tersebut memiliki pembaca berusia muda dari Kompas.com dibandingkan Kompas surat kabar yang didominasi pembaca berusia 35 tahun ke atas. Studi Nielsen DAR lainnya pada EMTEK Digital Media (bola.com dan bintang.com) membandingkan topik yang lebih banyak dikonsumsi pada media televisi dan media digital. Dari studi ini terlihat bahwa pria lebih banyak mengkonsumsi konten berita hiburan melalui digital (54 persen), sementara wanita lebih banyak mengkonsumsi konten berita hiburan dari televisi (SCTV, Indosiar). Untuk konten sepak bola, proporsi pengakses berita bola di online (Bola.com) berjenis kelamin wanita lebih banyak daripada proporsi penonton siaran bola di televisi (wanita hanya 47 persen).  Sebagai informasi, laporan Nielsen Digit Ad Ratings (DAR) yang mengkaji lebih dari 3000 kampanye digital sejak diluncurkan di Asia Tenggara pada tahun 2015. Studi ini menemukan bahwa di semester awal 2017, 93 persen kampanye iklan digital memanfaatkan perangkat mobile, dan perangkat mobile mencapai target tepat sasaran    sama dengan atau lebih tinggi dari tolok ukur digital atau desktop untuk semua kecuali dua tolok ukur usia yang dilaporkan.

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.