Selain “Super Blue Blood Moon”, Ini yang Akan Terlihat di Langit Nanti

0
99

Jakarta — Selain fenomena “Super Blood Blue Moon”, sejumlah benda langit akan menghiasi malam 31 Januari 2018. Astronom dari Jogja Astro Club, Mutoha Arkanuddin, menjelaskan apabila langit cerah seluruh wilaya Indonesia dapat menyaksikan sejumlah benda langlt selain “Super Blood Blue Moon.” “Saat fase gerhana sebagian, langit akan terang oleh cahaya bulan yang membuat bintang-bintang dengan magnitudo besar, bisa kita lihat. Bagian langit sisi timur, kita bisa lihat Sirius, si bintang paling terang. Lalu, Pollux-Castor bintang di rasi Gemini, Canopus, Capella, juga Aldebaran,” kata Mutoha, Selasa (30/01). Mutoha menambahkan bahwa rasi Orion atau Waluku juga terlihat dengan formasi bintangnya 2-3-2, artinya 3 bintang yaitu Mintaka-Alnilam-Alniytak, diapit 2 bintang di sebelah kiri Bellatrix-Betegeuse dan 2 bintang di kanan Rigel-Saiph. Sementara itu, jumlah bintang di Barat tak banyak yang bisa dilihat karena pengaruh cahaya Bulan. Puncaknya akan terjadi saat fase gerhana total. Bulan akan berwarna gelap kemerahan dengan latar belakang langit yang gelap. Bintang-bintang yang tadinya tidak terlihat akan menampakkan diri saat fase gerhana total terjadi. Bahkan Milky Way atau sabuk Galaksi Bimasakti akan terlihat di atas posisi Bulan membentang dari Selatan ke Utara melewati Rasi Orion,” kata Mutoha. Menurut Mutoha, pencinta astronomi tentu tidak akan melewatkan momen untuk mengabadikan Bimasakti dengan dihiasi fenomena Blood Moon itu. Diberitakan kompas.com Senin (29/01) gerhana bulan akan terjadi pada pukul 17:49 WIB dan masuk gerhana total pada 19.51 WIB. Puncak gerhana akan terjadi pada  pukul 20:29 WIB dan gerhana total berakhir pada pukul 21:08 WIB. Total durasi gerhana berlangsung selama 5 jam 20,2 menit. Berdasarkan keterangan BMKG, visibiltas gerhana bulan selama lebih dari 5 jam itu hanya akan terlihat di beberapa daerah, antara lain di Pulau Sumatera, Pulau Jawa hingga bagian barat Jawa Timur, dan bagian timur Jawa Tengah, serta sedikit daerah di Kalimantan Barat. Di luar daerah tersebut, proses gerhana bulan dapat diamati pada fase gerhana bulan penumbra atau pada pukul 18:48 WIB.

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.