Hyundai bidik negara ASEAN jadikan basis produksi

0
11

Jakarta — Perusahaan kendaraan asal Negeri Ginseng Korea Selatan, Hyundai Motor Corporation (HMC) membidik negara ASEAN untuk dijadikan basis produksi. Indonesia menjadi negara yang dipertimbangkan untuk menjadi salah satu negara tujuan investasi dalam membangun fasilitas perakitan station wagon dan sedan dalam bentuk completely knock down (CKD) dan incompletely knock down (IKD) yang berasal dari India. “Selain itu, mereka ingin pendalaman industri komponen dan spare parts di Indonesia,” kata Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawiryawan lewat keterangannya di Jakarta, Kamis (26/10). Dia menyampaikan hal itu usai Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menerima Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Taiyong Cho di Kementerian Perindustrian, Jakarta. Selain itu, guna meningkatkan daya saing produknya di Indonesia, HMC mengusulkan penurunan tarif bea masuk atas impor CKD dari India. Menanggapi usulan tersebut, Suryawiryawan menyampaikan, saat ini tarif yang berlaku atas impor kendaraan bermotor dalam keadaan CKD dalam ASEAN-India FTA (AIFTA) adalah sebesar 5 persen dan dapat diturunkan menjadi 0 persen secara unilateral. “Hal tersebut tergantung pada komitmen dari investasi dan pendalaman struktur industri yang akan dilakukan HMC di Indonesia,” terangnya.

Sumber: Antaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.