ICMI Ingin Indonesia Jadi Inisiator ASEAN untuk Membantu Rohingya

0
49

Jakarta — Ikatan Cendekiawan Islam Indonesia (ICMI) mengecam segala bentuk tindak kekerasan militer Myanmar terhadap umat Islam Rohingya. ICMI meminta agar etnis minoritas Rohingya dibebaskan selamanya dari diskriminasi dan intimidasi yang sistimatis. Sekretaris Jendral ICMI Mohammad Jafar Hafsah memprotes sikap negara-negara di dunia yang terkesan enggan menyelesaikan masalah etnis minoritas Rohingya. “ICMI menyayangkan lemahnya reaksi dunia terhadap (nasib) orang-orang Rohingya,” kata Jafar pada Senin (04/09). Jafar mengharapkan negara-negara ASEAN tidak menutup mata terhadap kekerasan kelompok Rohingya. ICMI menilai pendekatan signifikan diperlukan guna menyelesaikan segera masalah Rohingya. “Indonesia diharapkan bisa menjadi inisiator negara ASEAN dalam membantu Rohingya,” ucapnya. Ia mengatakan umat Islam telah mengalami penindasan yang amat panjang dan dilanggarnya hak asasi mereka sebagai sebuah etnik. “Umat Islam Rohingya di Myanmar paling sering mengalami persekusi di dunia.” Mereka, kata Jafar, ditolak di negaranya sendiri, tidak diterima oleh negara-negara tetangganya, miskin, tak punya kewarganegaraan dan diusir dari Myanmar. Di Rakhine, kampung halaman umat Islam kelompok Rohingya berasal, kerap terjadi peristiwa mengenaskan, seperti pembunuhan, pembakaran rumah, yang ditutupi faktanya oleh Pemerintah Myanmar. Mereka diperlakukan diskriminatif, tidak diakui sebagai warga negara dan dianggap pendatang gelap dari Bangladesh. Rasa saling tidak percaya ini, kata Jafar, dipelihara dan dimanfaatkan pemerintah serta militer saat berkuasa dalam beberapa dekade ini. Oleh sebab itu, Jafar mengimbau, negara yang berbatasan dengan Myanmar bersedia menerima kelompok pengungsi Rohingya. Bukan sebaliknya, justru mengusirnya kembali ke Myanmar. “Ini amat disesali. Apa yang terjadi terhadap kelompok Rohingya bisa disebut sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan,” ucap Jafar.

Sumber: tempo.co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.