Wapres-PM Abe bahas percepatan kereta cepat Jakarta-Surabaya

0
128

Tokyo — Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe membahas percepatan proyek kereta api kecepatan sedang Jakarta-Surabaya dalam pertemuan bilateral usai menjadi pembicara dalam “Konferensi Internasional: Masa Depan Asia” di Hotel Imperial, Tokyo, Jepang, Senin (05/06). Ditemui usai pertemuan bilateral tersebut, Wapres Jusuf Kalla mengatakan pembicaraan tentang kereta cepat Jakarta-Surabaya lebih pada percepatan pelaksanaan tender usai hasil studi kelayakan selesai pada akhir 2017. “Pembicaraan sudah selesai, sekarang yang penting bagaimana mempercepat realisasinya, dan Jepang committed di situ,” ujar JK. Wapres menekankan optimisnya bahwa percepatan proyek kereta api Jakarta-Surabaya dapat dilakukan, karena Indonesia telah memiliki infrastruktur dasar, seperti rel kereta api, stasiun, dan sumber daya manusia untuk mengoperasikannya. Kereta api cepat ini kan bagaimana memperpendek waktu tempuh yang 8-9 jam menjadi 5 jam saja, jadi lebih mudah dilakukan, ujarnya. Lebih lanjut, Utusan Khusus Pemerintah Indonesia untuk Jepang di Bidang Investasi Rahmat Gobel mengatakan, pihak Indonesia dan Jepang akan melakukan pertemuan pada September 2017, untuk membahas hasil studi kelayakan tersebut. Rahmat Gobel menambahkan, komitmen Jepang pada proyek Kereta Jakarta-Surabaya ditunjukkan dengan kehadiran Penasihat Khusus Perdana Menteri Hirato Izumi yang turut mendampingi Shinzo Abe dalam pertemuan tersebut.
“Pak Abe mengajak special adviser nya jadi mereka menganggap serius tentang komitmen proyek ini,” kata dia. Dalam pertemuan yang berlangsun selama hampir 30 menit tersebut, Wapres JK dan Abe juga membahas tentang komitmen investasi manufaktur, penambahan jumlah penerimaan tenaga kerja Indonesia di Jepang, dan peningkatan kerja sama dalam momentum 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang pada 2018. Selain Rahmat Gobel, hadir mendampingi Wapres dalam pertemuan tersebut, yakni Duta Besar RI untuk Jepang Arifin Tasrif, mantan Menteri Perdagangan dan Duta Besar RI untuk Jepang Muhammad Lutfi, Kepala Sekretariat Wapres Mohammad Oemar, dan Ketua Tim Ahli Wapres, Sofyan Wanandi.

Sumber: Antaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.