Bersaing di ASEAN, Indonesia Perlu Tiga Syarat Penting

0
108

Jakarta — Indonesia memerlukan tiga syarat penting untuk mampu bersaing di kawasan ASEAN. Ketiga syarat itu adalah inovasi, kreativitas dan kewirausahaan. Adalah mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi periode 19 Mei 2014 sampai dengan 27 Oktober 2014, Chairul Tanjung ¬†menyampaikan hal itu pada Sabtu (22/04) pekan lalu. “Ke depan, ilmu pengetahuan dan teknologi adalah kunci penguasaan ekonomi,” tutur CEO CT Corp ini di hadapan Himpunan Pengusaha Alumni Institut Teknologi 10 November Surabaya (Hipa ITS) dalam diskusi bertema “Penguatan Kultur Kewirausahaan dalam Membangun Wirausaha yang Tangguh” di Jakarta. Lebih lanjut, Chairul mengatakan di masa mendatang, perekonomian yang mengandalkan efisiensi dan produktivitas bakal kalah bersaing. Tiga hal diatas harus menjadi penyokong pada perekonomian berbasis efisiensi dan produktivitas itu. Salah satu fokus yang mengemuka pada perekonomian mendatang adalah sharing economy. Chairul memberi contoh soal perkembangan bisnis transportasi berbasis digital dalam jaringan (online) Uber. Perusahaan itu tidak mempunyai armada namun menguasai pasar dunia. Hal yang sama juga terlihat pada bisnis ritel online Amazone dan Alibaba. “Tidak punya toko tapi menguasai dunia,” kata Chairul. Laman resmi Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, depkop.go.id per Maret 2017 menunjukkan catatan rasio wirausaha Indonesia besarnya 3,1 persen dari jumlah penduduk. Angka ini akan ditingkatkan menjadi empat persen hngga 2017 usai. Di kawasan ASEAN Singapura sudah memiliki rasio wirausaha sebesar 7 persen dari penduduk. Malaysia menyusul dengan angka 5 persen. Lalu ada Thailand di urutan ketiga dengan angka rasio 4 persen,

Sumber: kompas.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.