Bekraf Jalin Kemitraan Pengembangan Ekonomi Kreatif dengan Perancis

0
80

Jakarta — Pemerintah Republik Indonesia melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pusat Nasional Perfilman dan Animasi Prancis (CNC) di Hotel Harris Vertu, Jakarta, Rabu (29/03). Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani oleh Kepala Bekraf Triawan Munaf dan Jean Charles Berthonnet selaku Duta Besar Prancis untuk Republik Indonesia dan disaksikan oleh Presiden Prancis Francois Hollande. Perjanjian kerja sama antara kedua negara ini meliputi sektor ekonomi kreatif, subsektor perfilman antara Indonesia dan Prancis. Kepala Bekraf Triawan Munaf mengatakan, perkembangan perfilman nasional dan beberapa tahun terakhir menunjukkan potensi besar. “Dari industri ini diharapkan menjadi salah satu penggerak perekonomian Indonesia, dan juga sekaligus agar industri perfilman dapat menjadi lokomotif bagi subsektor ekonomi kreatif yang lainnya,” ujar Triawan saat pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis. Menurutnya, perjanjian kerja sama ini akan ditindaklanjuti dengan program-program dari kedua negara untuk industri perfilman agar bisa dikembangkan dan dimanfaatkan oleh para stakeholder dan insan perfilman. “Dengan adanya perjanjian kerja sama ini, menunjukkan Bekraf untuk mendukung pengembangan industri perfilman nasional,” tambahnya. Adapun kerja sama tersebut terdapat tiga poin utama yang akan dilakukan oleh kedua negara. Pertama, perjanjian kerja sama bidang perfilman antara pusat perfilman Prancis (CNC) dengan Bekraf. “Perjanjian ini dibuat untuk menguatkan kerja sama di sektor kebudayaan yang erat terjalin antara kedua negara, khususnya kerja sama perfilman,” kata Triawan.  Kedua, penandatanganan persetujuan antara Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC) dengan Festival Film Romantis Carbourg. Festival Film Carbourg dan ITDC Bali sepakat untuk membangun Lovewalk atau jembatan cinta yang berisi pesan cinta dan perdamaian di Nusa Dua, Bali, meniru yang telah ada di Cabourg, Prancis. Lovewalk di Bali akan siap dipakai untuk edisi perdana Festival Film Asia Pasifik pada bulan November 2017. Ketiga, penandatanganan perjanjian kemitraan antara inkubator start up Prancis Gaite Lyrique dan inkubator start up Indonesia Kreavi.

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.