Kemenpar: Banyuwangi kota terbaik penyelenggara festival

0
21

Banyuwangi — Kementerian Pariwisata menobatkan kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur sebagai Kota Terbaik Penyelenggara Festival atau “The Best Festival City” di Indonesia. Keterangan tertulis Pemkab Banyuwangi pada Sabtu (04/02) menyebutkan penobatan itu disampaikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya saat peluncuran Banyuwangi Festival 2007 di kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Jumat (03/02) sore. “Melihat berbagai festival yang ada di Indonesia, Banyuwangi saya nobatkan sebagai The Best Festival City, atau kota terbaik penyelenggara festival. Banyuwangi peringkat pertama,” kata Arief saat memberikan kata sambutan. Penilaian itu disampaikan, katanya, setelah Banyuwangi secara rutin sejak 2012 menggelar Banyuwangi Festival yang telah terjadwal sejak awal tahun. Penyelenggaraannya pun dinilai terus mengalami peningkatan secara kuantitas dan kualitas. Tahun 2017 ini, kata Arief lagi, Banyuwangi menggelar 72 kegiatan dalam rangkaian Banyuwangi Festival. Menurut Arief dengan atraksi seperti Banyuwangi Festival, dua hal yang didapat, yakni nilai budaya dan nilai bisnis. Nilai budaya berkaitan dengan tingkat kebahagiaan, sedangkan nilai komersial merupakan keuntungan secara ekonomi bagi rakyat Banyuwangi. Arief memberikan gambaran, dengan adanya Banyuwangi Festival, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 80.000 orang, sedangkan wisatawan Nusantara 3,2 juta orang. Ia menjelaskan setiap satu wisatawan asing datang, rata-rata membelanjakan uang sebanyak 500 dolar AS, sehingga apabila dikalkulasikan uang yang dikeluarkan oleh wisatawan asing bisa mencapai sekitar Rp 500 miliar. “Sedangkan wisatawan Nusantara, ambil rata-rata Rp 1 juta dibelanjakan. Jadi dari wisatawan Nusantara bisa mencapai Rp 1 triliun. Jadi ada uang Rp 1,5 triliun berputar di Banyuwangi dari pariwisata,” kata Arief menjelaskan. Selain itu, Arief juga mendorong Banyuwangi ke depan agar mengembangkan wisata bahari, khususnya pengembangan marina. Menurut dia, kapal-kapal yacht dapat mendatangkan pendapatan yang besar bagi Banyuwangi. “Jika dalam setahun ada 1.000 yacht bisa berlabuh di Banyuwangi, kita bisa mendapatkan setidaknya  Rp 1 triliun dari spending mereka,” kata Arief lagi. Pada Banyuwangi Festival, Pemkab Banyuwangi akan juga menggelar Banyuwangi Sail Yacht pada 15 September 2017.

Sumber: Antaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.