CSIS: prioritaskan Asean di tengah ketidakpastian Amerika

0
69

Jakarta — Direktur Eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS) Philips J Vermonte  mengatakan Indonesia dapat memprioritaskan pengembangan kawasan ekonomi ASEAN dalam menghadapi ketidakpastian Amerika di tengah kepemimpinan baru Presiden Donald Trump. “Menurut saya prioritas kita di ASEAN karena ketidakpastian dengan Amerika kita tidak tahu China bagaimana makanya kita harus mengandalkan diri sendiri dengan menguatkan ASEAN  karena itu yang mengatur  ekonomi, politik,dan keamanan di kawasan kita sendiri,” kata Philips dalam forum “Indonesian Foreign Policy: Review and Outlook 2017”, di Auditorium Adhiyana, Wisma Antara, Selasa (24/01). Untuk memperkuat ASEAN, dia mengatakan Indonesia diharapkan memberikan pemikiran mendalam sebagai terobosan untuk mengembangkan ekonomi di kawasan itu. “Indonesia sudah lama dianggap sebagai pemimpin, menurut saya, dia harus terus melahirkan pandangan-pandangan untuk ASEAN, ide-ide baru bagaimana memperkuat ASEAN terutama dalam menghadapi mitranya dari luar ASEAN,” ujarnya. Dia menambahkan saat ini ASEAN perlu bersatu karena ketidakpastian dengan Amerika Serikat yang akan memunculkan berbagai kebijakan sejak kepemimpinan baru Presiden Donald Trump. Mengingat polemik klaim kawasan di Laut China Selatan antara Tiongkok dan beberapa negara ASEAN, dia mengatakan Indonesia juga harus bisa membaca dampak yang terjadi bila polemik itu semakin memanas terutama dengan keamanan wilayah. Dia mengatakan akibat perseturuan tentang sengketa kawasan Laut China Selatan maka akan sulit mendapatkan suara ASEAN yang utuh sementara China tentu berusaha untuk mendapat dukungan dari negara ASEAN untuk mendukung pengakuannya atas kawasan itu. Indonesia yang merupakan negara terbesar di ASEAN dibutuhkan China apalagi Indonesia tidak mengklaim apapun atas kawasan itu.

Sumber: Antaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.