Optimistis dalam Tekanan

0
123

Jakarta — Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) membuka 2017 dengan optimistis. Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong, saat menggelar konferensi pers di Jakarta kemarin (Minggu 08/01), mengatakan per September 2016 tercatat total investasi sudah mencapai 74 persen dari target Rp 594 triliun. Untuk realisasi sepanjang 2016 masih harus menunggu data keseluruhan yang akan keluar bulan ini. “Tapi kami optimistis target yang dicanangkan bisa tercapai,” ujar Lembong. Capaian itu menjadi bekal untuk mewujudkan target investasi 2017 yang dipatok Rp 678 triliun atau tmbuh sekitar 17,50 persen dari target 2016. Bahkan, BKPM telah membuat proyeksi ambisius, dua tahun mendatang target investasi dipatok pada angka Rp 863 triliun. “Dari 2016 ke 2018 mencapai 45 persen. Lonjakannya luar biasa, tapi itu harus dilakukan karena memang seharusnya,” tegas mantan menteri perdagangan itu. Ia menyebutkan tiga dari empat pilar ekonomi, yakni konsumsi, belanja negara dan ekspor sedang tidak bisa bergerak lebih jauh. Maka satu-satunya tumpuan harapan mengebut pertumbuhan ekonomi diatas 5 persen ialah melalui investasi. Apalagi, menurutnya Indonesia punya tiga modal utama untuk menarik investasi asing, yaitu keamanan, stabilitas dan reformasi.¬†Lembong mengakui ada faktor-faktor perekonomian yang perlu dicermati seperti penguatan kurs dolar AS yang notabene akan mempengaruhi pendapatan ekspor. “Sekarang tekanan dialami semua negara, termasuk Jepang dan Tiongkok. Saya itu tidak hanya sebagai tantangan, tapi juga peluang.” Lembong mencontohkan, penguatan dolar membuat daya beli masyarakat Amerika Serikat membaik dan ekspor AS meningkat. Itu adalah peluang baik Indonesia. Lebih lanjut, ia mengemukakan pemerintah akan mengarahkan dana asing yang masuk ke sektor jasa, terutama pariwisata yang berkontribusi terhadap separuh perekonomian nasional. Perihal isu tenaga kerja asing (TKA) yang belakangan ini ramai, Lembong menilai wajar jika investor asing memboyong mereka untuk memastikan proyeknya berjalan baik.

Sumber: mediaindonesia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.