Investasi kereta semicepat Jakarta-Surabaya diperkirakan Rp80 triliun

0
87

Jakarta —  Pemerintah memperkirakan investasi untuk proyek kereta semicepat Jakarta-Surabaya akan membutuhkan sekitar Rp 80 triliun. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (23/12), mengatakan nilai tersebut didapat dari kajian awal (preliminary study) proyek yang dilakukan Kementerian Perhubungan dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Dengan kecepatan 160 km/jam menggunakan tenaga listrik, perjalanan kereta Jakarta-Surabaya akan ditempuh dalam waktu lima jam. Penggunaan sistem tenaga listrik dinilai Luhut sebagai peningkatan teknologi, sebab saat ini kereta jarak jauh masih menggunakan diesel. “Untuk biaya, terus terang kami ingin ikut DED (detail engineering design) . Karena angka yang dikeluarkan pemerintah Jepang kira-kira Rp 102 triliun. Kami lihat angka itu mungkin bisa berkisar kurang dari Rp 80 triliun angka yang dikeluarkan pemerintah Jepang kira-kira Rp 102 triliun. Kami lihat angka itu mungkin bisa berkisar kurang dari Rp 80 triliun. Tapi nilai (investasinya) memang sangat besar,” katanya. Lantaran nilai investasi yang besar, Luhut menuturkan pemerintah akhirnya memutuskan skema pendanaan melalui kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) atau “Public Private Partnership” (PPP). Menurut dia skema tersebut diusulkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Bambang Brodjonegoro karena berdasarkan Undang-undang Perkeretaapian jalur kereta merupakan aset negara yang harus dikelola pemerintah. Proyek kereta semicepat Jakarta-Surabaya akan tetap menggunakan jalur yang sudah ada melakukan revitalisasi. Proyek tersebut telah lama dicanangkan dan sejak awal ditawarkan kepada Jepang. Kendati demikian, jika ada penawaran yang lebih baik, pemerintah akan mempertimbangkannya. “Tapi tentu mereka (Jepang) punya hak karena terlibat dalam uji kelayakan. Kami mencari yang termurah, terbaik, tercepat. Tetapi tentu ada keseimbangan. Kira-kira yang jelas don’t put all eggs in one basket,” jelasnya. Adapun mengenai perkiraan harga tiket kereta semicepat Jakarta-Surabaya, Luhut memperkirakan harganya akan berkisar Rp 500.000,- – Rp 600.000,-.

Sumber: Antaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.