Menlu Retno Hadiri Asean Retreat di Myanmar Bahas Rohingya

0
51

Yangon — Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menghadiri pertemuan ASEAN retreat di Yangon, Myanmar, Ahad (18/12). Dalam pertemuan itu, ia mengatakan akan kembali membahas masalah yang dihadapi Muslim Rohingya di Negara bagian Rakhine. “Saya akan hadir di pertemuan ASEAN Retreat di Yangon, Myanmar, yang utamanya akan membahas perkembangan di Rakhine State,” ujar Menlu Retno di Jakarta, Ahad (18/12). State Counselor Myanmar Daw Aung San Sung Kyi mengundang para menteri luar negeri ASEAN untuk bertemu dalam format retreat pada 19 Desember 2016 di Yangon. Pertemuan tersebut akan membahas perkembangan situasi terkini di Rakhine. “Pertemuan ini merupakan suatu langkah baik yang memberikan kesempatan ASEAN, sebagai keluarga besar membahas secara konstruktif situasi di Rakhine State,” jelas Retno. Pada pertemuan ASEAN Retreat tersebut, Indonesia akan menekankan pentingnya pemulihan keamanan dan stabilitas di Rakhine. Indonesia juga akan terus mendorong agar penghormatan dan perlindungan terhadap hak azasi manusia (HAM) bagi semua masyarakat di Rakhine, termasuk minoritas Muslim, untuk bisa terus ditegakkan. Selain itu, Indonesia juga akan terus mengusulkan agar akses kemanusiaan terus diperluas. Termasuk akses bagi pemberian bantuan kemanusiaan dari negara-negara ASEAN. “ASEAN memiliki kemampuan untuk dapat membantu sesama anggota keluarga yang sedang menghadapi tantangan. Indonesia mengharapkan negara-negara ASEAN dapat mendukung secara konkrit upaya Myanmar untuk membuat situasi di Rakhine State lebih stabil dan kondusif,” tutur dia. Kunjungan Menlu Retno ke Myanmar ini merupakan kunjungan yang kedua dalam satu bulan terakhir, untuk membahas perkembangan situasi di Rakhine. Sebelumnya pada 6 November 2016 lalu, Menlu Retno juga telah bertemu dengan Suu Kyi di Naypyidaw. Ia menyampaikan keprihatinan Indonesia terhadap situasi di Rakhine. Ia juga membahas langkah maju yang dapat dilakukan Myanmar, termasuka membuka akses kemanusiaan dan mengajak negara-negara ASEAN mendukung pembangunan di Rakhine yang inklusif. Seperti yang disampaikan SOM Leader Myanmar untuk ASEAN Dubes U Myint Thu pada pertemuan SOM ASEAN di Bali pada 9 Desember 2016 lalu, pertemuan ASEAN Retreat di Yangon ini adalah tindak lanjut dari hasil pertemuan Menlu Retno dengan Suu Kyii tersebut.

Sumber: republika.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.