Kemenpar dan PGE Kembangkan Desa Wisata Geothermal

0
107

Jakarta — Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) untuk mendukug pengembangan kawasan desa wisata geothermal di daerah operasi produksi energi panas bumi yang dilakukan perseroan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan oleh Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara dengan Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Irfan Zainuddin di sela-sela Rakornas Kepariwistaan ke-IV di Jakarta, Selasa (6/12). Irfan mengatakan Indonesian punya banyak potensi sumber daya panas bumi yang jika dikelola dengan baik dapat menjadi salah satu destinasi pariwisata nusantara. “Indonesia punya banyak gunung api dan sumber panas bumi itu punya potensi wisata, tetapi di Indonesia panas bumi hanya dikenal sebagai energi terbarukan atau green energy. Padahal sebenarnya ada pemanfaatan langsung yang bisa dilakukan yaitu di bidang pariwisata,” kata Irfan. Dia menjelaskan, program pemanfaatan daerah operasi geothermal menjadi kawasan pariwisata telah dilakukan oleh sejumlah negara seperti Islandia, New Zealand, Jepang serta beberapa negara di kawasan Eropa. Adapun bentuk atraksi wisata yang ditawarkan di desa wisata tersebut nantinya berupa wisata minat khusus untuk pemandian air panas alami. Selain itu, lanjut Irfan, tak tertutup kemungkinan para wisatawan juga dapat menyaksikan operasi produksi energi terbarukan. PGE telah memulai proyek percobaan untuk kawasan desa wisata geothermal di Kamojang, Jawa Barat. Berikutnya nanti program serupa akan dilakukan di daerah operasi PGE lainnya seperti di Lahendon, Sulawesi Utara, serta di Ulubelu, Lampung.

Sumber: tempo.co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.