Ini Cara Kadin Mencapai Target 20 Juta Wisatawan Mancanegara

0
156

Jakarta — Pemerintah telah menetapkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada 2019 sebesar 20 juta. Target tersebut naik dari tahun 2014 sebanyak 9,14 juta turis asing. Kenaikan target tersebut juga dibarengi dengan target kenaikan kontribusi pariwisata terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dari 4 persen pada 2014 menjadi 8 persen pada 2019. Selain itu, kenaikan jumlah tenaga kerja industri pariwisata juga ditargetkan naik dari 10,3 juta pada 2014 menjadi 13 juta pada 2019. Pemerintah juga menargetkan kenaikan ranking daya saing pariwisata Indonesia versi World Economic Forum dari posisi 70 dari total 140 negara ke posisi 30 pada 2019. Bagaimana Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyikapi target ini? Pertama, dengan target tersebut para pelaku usaha sektor pariwisata akan melakukan kegiatan promosi melalui pengembangan berbasis budaya dan Meetings, Incentives, Conferences and Events (MICE). “Kadin Indonesia menilai industri pariwisata adalah salah satu ujung tombak peningkatan kesejahteraan ekonomi kerakyatan Indonesia,” ujar Wakil Ketua Kadin Indonesia bidang Pariwisata Kosmian Pudjiadi dalam Rakornas Kadin di Jakarta, Rabu (23/11). Kosmian menambahkan, salah satu sektor potensial yang harus dikembangkan untuk menunjang pariwisata adalah MICE baik oleh pemerintah maupun swasta yang telah menciptakan kunjungan sekitar 260 juta kunjungan per tahun oleh pengunjung domestik. Dengan itu pihaknya mengharapkan diperlukan usaha lintas bidang dan juga lintas sektoral yang terintegrasi dengan promosi wisata. Menurutnya, dengan target peningkatan kunjungan wisatawan perlu diimbangi dengan pengembangan infrastruktur yang memadai, insentif keuangan, penciptaan permintaan (demand creation), promosi serta pengembangan sumber daya manusianya.  Cara kedua, Kadin mendukung pencapaian target pemerintah di sektor pariwisata dengan memprioritaskan pengembangan ekonomi kreatif dan industri berbasis budaya. “Oleh karena itu, pembinaan dari pihak swasta dan pemerintah kepada para UMKM di daerah pariwisata perlu terus dilakukan,” ungkap Wakil Ketua Umum Kadin bidang Industri Berbasis Budaya Putri K Wardani. Sementara itu, Deputi Pengembangan Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) I Gde Pitana mengatakan, pihaknya telah mencanangkan 10 destinasi baru prioritas guna mencapai target 20 juta wisatawan. “Diantaranya meliputi Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Mandalika, Morotai, Borobudur, Danau Toba, Kepulauan Seribu, Bromo Tengger Semeru, Wakatobi serta Labuan Bajo,” ujarnya. Selain itu, Kemenpar juga akan memperkuat branding beberapa destinasi wisata untuk menarik turis lebih banyak, diantaranya diving Wakatobi, Raja Ampat, Bunaken, 3 destinasi pemasaran utama Bali, Jakarta, Kepri, serta Banyuwangi, Bandung dan Joglosemar. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pariwisata menunjukkan bahwa sejak Januari sampai September 2016, terdapat 8.362.963 wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Indonesia. Jumlah itu meningkat sebesar 8,51 persen dari periode yang sama di tahun lalu yaitu sebanyak 7.707.034 wisman.

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.