Kemenhub Serahkan Pengelolaan Pelabuhan Banten ke Swasta

0
105

Jakarta — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyerahkan pengelolaan Terminal Cigading Pelabuhan Banten kepada Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Krakatau Bandar Samudera (KBS). Pernyataan tersebut dituangkan dalam perjanjian konsesi yang ditandatangani oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Banten Abdul Aziz dengan  Direktur Utama KBS Tonno Sapoetro. Penandatanganan kerja sama ini disaksikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut dalam hal ini diwakili Direktur Kepelabuhan Mauritz HM Sibarani yang dilaksanakan pada Senin (14/11) di Ruang Sriwijaya kantor Kemenhub, Jakarta. Direktur Jenderal Pelabuhan Laut Tonny Budiono mengatakan, Terminal Cigading merupakan salah satu pelabuhan di Indonesia yang sedang berkembang pesat yang memiliki potensi sangat besar dalam melayani kegiatan bongkar muat. “Dengan adanya kerja sama yang baik antara Pemerintah selaku regulator dan  BUP, baik BUMN maupun swasta murni diharapkan dapat semakin memberikan pelayanan yang efektif dan efisien untuk menekan waktu bongkar muat barang yang pada akhirnya dapat menurunkan biaya logistik,” ujar Tommy dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (15/11). Selain itu, kata Tommy, merupakan pusat konsolidasi dan distribusi barang yang terletak di kawasan industri vital yang dapat dengan mudah diakses dari DKI Jakarta maupun Jawa Barat. Sehingga sangat dibutuhkan untuk menunjang pelayanan terhadap hinterland di sekitar wilayah tersebut. Adapun dalam perjanjian konsesi ini disepakati bahwa PT KBS akan mengkonsesikan empat dermaga dalam jangka waktu konsesi selama 75 tahun dan besaran konsesi 3 persen dari pendapatan bruto. “Semoga dengan adanya kemudahan dalam investasi swasta di bidang kepelabuhan dapat mendorong pihak swasta lainnya untuk dapat membangun pelabuhan-pelabuhan umum lainnya. Perjanjian konsesi ini juga diharap dapat meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak dari sektor Kementerian Perhubungan,” tandasnya. Sekedar informasi, Terminal Cigading pada awalnya digunakan untuk menyediakan fasilitas bongkar muat untuk semua bahan baku, produk dan suku cadang PT Krakatau Steel. Akan tetapi sejalan dengan peningkatan permintaan pelayanan jasa kepelabuhan, saat ini PT KBS telah mengelola kargo curah (bulk) baik berupa bahan baku bijih besi, curah kering seperti gypsum, gula, soy bean meal dan batu bara.

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.