Batam akan Dikembangkan Jadi Tujuan Investasi Seperti Vietnam

0
96

Jakarta — Deputi Bidang Pelayanan Umum Badan Pengusahaan Kawasan Batam (BP Batam) Gusmardi Bustami menyampaikan pengembangan Batam sebagai kawasan investasi. Ini disampaikan dalam acara Investor Forum Jepang di Kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta, Senin (24/10). Batam memiliki sejarah yang cukup panjang dimana Indonesia telah menetapkan Batam sejak tahun 1970-an sebagai kawasan strategis nasional yang dekat dengan negara Singapura dan Malaysia. Sebagai informasi total investasi dari tahun 1971 hingga tahun 2015 di Batam adalah US$8,9 miliar dengan 715 perusahaan asing. Selain itu, Batam diproyeksikan menjadi pemimpin untuk lokasi pelabuhan kontainer dan tujuan wisata kelautan. BP Batam akan memperbaiki infrastruktur dan fasilitas serta mempromosikan investasi yang lebih efektif untuk mencapai tujuan tersebut. “Dalam rencana jangka pendek kami ingin membuat Batam wilayah tujuan investasi yang kompetitif. Paling tidak sama dengan area regional lainnya seperti di Vietnam. Lalu mengeliminis hambatan-hambatan investasi dan membentuk suatu tim ekonomi guna menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi investor,” kata Gusmardi, Senin (24/10). Bukan itu saja, Batam akan menjadi wilayah yang menyumbang pendapatan besar untuk perekonomian Indonesia. Hal ini terlihat dari sejumlah infrastruktur yang ada di Batam seperti Pelabuhan, Bandara dan ratusan perusahaan yang berdiri di Batam. Saat ini telah dilakukan sejumlah reformasi deregulasi diantaranya soal pembebasan lahan yang telah dilakukan penyederhanaan. “Faktor yang membuat penunjukan tanah memakan waktu yang sangat lama karena harus mencari satu per satu dokumen. Kami akan proses seluruhnya tanpa harus melihat lagi sector by sector . Itu ada land clearance  yang akan dilakukan oleh BP Batam. Ini yang akan kami lakukan bagaimana mempercepat mendapatkan tanah di Batam,” pungkasnya.

Sumber: detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.