PM Malaysia-Mendag sepakat aktifkan desk Malindo

0
47

Kuala Lumpur — Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dan Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita sepakat mengaktifkan kembali Desk Malaysia-Indonesia (Desk Malindo) untuk meningkatkan hubungan perdagangan kedua negara. “Desk Malindo segera diaktifkan. Nanti kedepan diantara dua kementerian kita sama-sama taroh orang. Jadi banyak hal yang bisa kita lakukan,” ujar Enggarstiasto di sela-sela Forum Bisnis Malaysia-Indonesia Business Forum di Kuala Lumpur, Kamis (20/10). “Kita akan segera aktifkan dengan melibatkan asosiasi terkait. Desk Malindo itu menangani berbagai hal menyangkut hubungan dagang Malaysia-Indonesia secara keseluruhan, Nanti direktur bilateral yang aktif,” katanya. “Kita sama-sama ingin meningkatkan hubungan dagang. Sekarang menurun dan harus sama-sama ditingkatkan. Beliau sangat serius. Saya datang karena Perdana Menteri Malaysia sudah tiga kali ke Indonesia. Kita sepakat dengan hubungan yang baik. Kita akan terus intens,” katanya. Pada kesempatan tersebut Enggartiasto dan Najib juga membahas label halal. “Halal Malaysia diterima di Indonesia. Halal Indonesia tidak diterima di Malaysia. Ini tentu akan kita bahas,” katanya. Enggartiasto mengatakan transaksi dalam pameran dagang Indonesia mulai 2012 terus menurun kemudian pada pameran 2015  menghasilkan transaksi Rp 909 juta. “Presiden memerintahkan hal itu menjadi titik balik ekspor. Saya bilang baik Pak. Lebih tinggi saja dari 909 juta dolar AS. Kemudian beliau bilang kejar sampai satu miliar dolar.  Makanya, ujar dia, dari beberapa lama pihaknya sudah mempersiapkan dengan meminta semua atase perdagangan melakukan beberapa langkah. “Saya sendiri stand-by di Trade Expo 2016. Alhamdulillah transaksi 1 miliar 21 juta dolar AS. Memang kita dengan Malaysia turun terus. Kemarin ada 546 delegasi yang datang dan lebih dari 92 juta dolar diantaranya dari Amerika Serikat,” katanya. “Sekarang tentu kita bersama dengan Malaysia bukan saja trading tetapi kolaborasi antar dua negara, investasi dan sebagainya, bukan hanya short term,” katanya.

Sumber: Antaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.