30 Dubes Diundang Nikmati Festival Bahari Kepri 2016

0
75

Kepulauan Riau — Promosi rangkaian Sail Karimata 2016 mengundang para Duta Besar-Duta Besar di Jakarta untuk berkunjung di Festival Bahari Kepri (FBK) 2016. Kepala Dinas Pariwisata Kepri Guntur Sakti mengatakan kehadiran para dubes asing ke Kepri nanti  akan menjadi peluang promosi bagi pariwisata bahari Kepulauan Riau. “Kita punya keunggulan di 3A. Akses Kepri dekat dengan Singapuran dan Malaysia.  Amenitas Kepri ada banyak fasilitas hotel, restoran, convention, cafe. Atraksi utamanya adalah bahari, punya coastal zone, sea zone dan underwater zone,” ujar dia. Guntur mengatakan untuk persiapan Diplomat Tour ini, Kementerian Luar Negeri  sudah menggelar rapat bersama dengan Kementerian Pariwisata dan Kementerian Maritim, Badan Kelautan. Sebagai tuan rumah, Provinsi Kepri juga  turut diundang pada rapat tersebut. Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kepri tersebut, diperkirakan 20 sampai 30 duta besar asing yang akan datang ke Kepri. “Hari Senin depan Kemenlu akan melayangkan surat undangan ke dubes-dubes asing yang ada di Indonesia,” sebut Guntur. Rombongan Diplomatic Tour itu nanti, direncanakan tiba di Tanjungpinang pada 28 Oktober  mendatang. Adapun agenda awalnya adalah menyambangi Bintan Expo Center, yakni membuat forum bisnis investasi pariwisata bahari. Menurut Guntur, di kegiatan itu nanti akan ada calon-calon investor pariwisata. Setelah itu, para dubes akan disuguhkan dengan event  Kepri Carnival di Gedung Daerah, Tanjung Pinang. Sambil memperkenalkan amenitas di Tanjungpinang, para dubes akan bermalam di salah satu hotel di Tanjungpinang. Malamnya akan ada ramah tamah dengan para dubes yang datang. “Sabtu paginya kita rencanakan menuju Lagoi, untuk melihat potensi  dan peluang investasi di Lagoi,” kata Guntur. Momen ini sengaja dirancang, karena secara tidak langsung jadi laluan promosi bagi pariwisata bahari Kepri. Artinya ada peluang yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. “Kita sedang memiliki spirit untuk menjadikan Kepri sebagai Gerbang Wisata Bahari Indonesia. Ditambah lagi dengan datangnya yachter internasional. “Tentu ini menjadi strategi untuk kita merebut predikat daerah wisata bahari,” kata Guntur.

Sumber: republika.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.