tory Jual Kopi Lampung lewat Internet, Pemuda Ini Untung Rp 50 Juta Per Bulan

0
42

Jakarta — Alghazali Quurtubi baru berusia 24 tahun saat memulai usaha menjual kopi Lampung, yang ia beri merek Dr Coffee. Waktu itu, tepatnya tiga tahun yang lalu, modalnya hanya Rp 1,5 juta. Pemuda yang akrab dipanggil Ali ini rela belajar dari awal tentang bisnis kopi khas daerah asalnya. “Awalnya ada teman saya usaha kopi di Prancis pulang ke Lampung. Dia menunjukkan kalau kopi Lampung di luar negeri dijual mahal,” kata Ali ditemui di boothnya di acara Franchise & License Expo Indonesia, JCC, Sabtu (17/09). Berkat motivasi dari temannya, Ali memberanikan diri untuk memulai usaha bisnis kopi. Ia mendatangi langsung kelompok tani kopi di daerah Sekincau, Air Hitam, dan Fajar Bulan. Ketiganya merupakan perkebunan kopi di Lampung. Dari petani inilah Ali belajar dan memasok kopi. “Awalnya serba manual. Saya sangrai sendiri di penggorengan, dari tempat yang kecil di rumah. Sekarang sudah pakai mesin, sudah ada pegawai dan sudah ada ruko juga,” kata Ali. Tiga tahun menjalani bisnis kopi, Ali mengaku usahanya berjalan dengan sangat baik. Dalam satu bulan usaha berjualan kopi Ali mendatangkan omzet hingga Rp 50 juta. “Sekarang kopi sudah menjadi lifestyle, harganya bisa tinggi. Saya rasa ini bukan tren sesaat, karena kopi banyak dikonsumsi di dunia. Semua orang minum kopi,” kata Ali. Ali juga membuka jalan bagi orang lain untuk jadi reseller dengan memberikan paket penjualan. “Ada yang Rp 500.000. Ada juga yang Rp 1 juta. Isinya berbagai jenis kopi Lampung. Biasanya reseller ini akan repeat order (mengulang pesanan),” kata Ali.

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.