KEIN dorong kemajuan teknologi informasi

0
187

Jakarta — Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) akan mendorong teknologi industri untuk menumbuhkan perekonomian nasional. Menurut Ketua KEIN Soetrisno Bachir, ketersediaan infrastruktur yang lengkap akan meningkatkan kesejahteraan rakyat, maka salah satu infrastruktur yang penting saat ini adalah bidang teknologi informasi. “Kita ingin menilai apakah kebijakan dan perkembangan di bidang teknologi informasi di Indonesia sudah bagus atau masih ada kendala. Nantinya yang lain akan menyusul juga sebagai pembahasan,” ujar Soetrisno di Jakarta, Kamis (28/7). Menurut dia, hampir semua negara memanfaat kecanggihan teknologi guna memantau situasi dan perkembangan yang terjadi di dalam maupun luar negeri. “Masyarakat yang cerdas teknologi, selain menjadi tolok ukur untuk tingkat kemajuan negara, diharapkan juga mendorong pendapatan perekonomian nasional,” kata dia. Menurut Soetrisno, kemajuan teknologi dapat digunakan sebagai pembuka akses lapangan kerja. “Untuk itu segala aspek yang dibutuhkan agar teknologi informasi menguatkan infrastruktur perlu diketahui, termasuk apa yang masih mengganjal apakah perizinannya, regulasi atau lainnya,” kata dia. Sementara itu, pakar teknologi informasi Onno W Purbo mengatakan perlu kebijakan yang berpihak pada pelaku dan perkembangan teknologi informasi saat ini. Onno yang juga pelaku informasi teknologi masih merasakan adanya aturan-aturan penghamabat guna mengembangkan informasi teknologi. “Dengan begitu masih sulit nantinya bila ingin mengubah paradigma masyarakat Indonesia dari yang tradisional ke basis teknologi, ujar dia. Menurut Onno, sebenarnya mudah saja mencetak “melek” teknologi apalagi dengan konsep pembangunan pemerintah saat ini memulai dari pinggiran. “Misalnya semua Sekolah Dasar (SD) dan desa sudah harus tersedia internet. Jadi mudah mengetahui apa masalah-masalahnya dan dilaporkan ke pemerintah pusat,” ujar Onno. Dia mengatakan memmulai pengembangan teknologi informasi, seperti internet ke SD akan meningkatkan efisiensi. Buku-buku konvensional yang selama ini biayanya mahal akan digantikan dengan teknologi informasi yang terjangkau dan mudah diakses para murid. Mengenai upaya meningkatkan perekonomian nasional, Onno mengungkapkan penekanannya kepada mahasiswa yang akan memasuki lingkungan kerja.Bila kebijakan informasi teknologi menyasar mahasiswa, maka setelah mereka sarjana akan mengerti gunanya teknologi informasi dimanfaatkan sebagai lapangan pekerjaan. “Dengan begitu pertumbuhan ekonomi meningkat karena angka pengangguran ditekan,” ujar Onno.

Sumber: Antaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.