Dea Aulia, Peraih Beasiswa Fisika Nuklir ASEAN

0
144

Jakarta — Dea Aulia Kartini (23 tahun) mungkin satu dari sekian juta anak Indonesia yang meraih beasiswa. Alumni Fakultas Teknik dan Sains jurusan Fisika Universitas Nasional (Unas) bukan hanya melanjutkan pendidikannya ke jenjang S-2 tetapi langsung dapat akses ke S-3 selama 5 tahun di Suranaree University of Technology (SUT), Thailand. Dia tercatat sebagai 1 dari 9 penerima beasiswa yang terpilih dari seluruh ASEAN di bidang Fisika Nuklir. Ia bersaing dengan para pelamar dari 10 anggota negara ASEAN yaitu dari Malaysia, Singapura, Brunei Darusallam, Filipina, Vietnam, Indonesia, Myanmar, Kamboja. Laos dan Thailand. “Sempat tidak menyangka bisa mendapat beasiswa langsung S-3 di luar negeri. Ini mimpi yang menjadi kenyataan sekaligus tantangan, karena bidang yang saya ambil fisika nuklir. Ini sesuatu yang berbeda dengan yang saya ambil ketika masih menjadi mahasiswa,” ujar perempuan kelahiran Bogor 21 April 1993. Awalnya Dea harus mengikuti seleksi yang diadakan oleh SUT. Setelah melalui seleksi berkas, Dea lolos ke tahap seleksi wawancara yang dilakukan melalui skype dengan skype dengan pihak SUT. Pada akhir Juni 2016 dia mendapatkan email yang menyatakan dirinya mendapatkan beasiswa tersebut. Di email itu saya diminta untuk datang ke Thailand pada 6 Juli yang lalu. Sempat bingung, soalnya kan Lebaran, waktunya mepet. Ternyata, setelah kubaca ulang, ternyata ada kesempatan untuk dapat bergabung pada term kedua, yaitu pada November 2016. Dea mengaku sangat bangga dengan capaian tersebut. Pasalnya, SUT sendiri masuk dalam jajaran 10 universitas terbaik se-ASEAN dan nomor 5 terbaik Thailand. Selain meraih beasiswa, ternyata Dea juga tercatat sebagai mahasiswa terbaik Fakultas Teknik dan Sais Unas dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,95. Dia telah diwisuda pada September 2015.

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.