BKPM: investasi dalam negeri naik Rp17,1 triliun

0
54

Jakarta — Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat investasi dalam negeri sepanjang semester pertama 2016 naik menjadi Rp 102,6 triliun dibanding periode yang sama tahun 2015 sebesar Rp 85,5 triliun. “Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) ini porsinya meningkat dari semester I 2015 sebesar 32,9 persen menjadi 34,4 persen pada semester I 2016. Jadi memang pasar domestik kita sedang menggeliat,” kata Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis dalam paparan realisasi investasi di Jakarta, Jumat (29/7) sore. Untuk sebaran sektornya, Azhar menjelaskan PMDN banyak terealisasi di lima sektor utama, yakni makanan, transportasi, gudang dan telekomunikasi, tanaman pangan dan perkebunan, industri mineral non logam; dan industri kimia dasar; barang kimia dan farmasi. “Jika secara keseluruhan digabung, industri berkontribusi Rp 50,7 triliun atau 49,5 persen dari total PMDN,” ujarnya. Di sisi lain, penanaman modal asing (PMA) sepanjang semester pertama 2016 mencapai Rp 195,5 triliun (65,6 persen) turun secara persentase dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 174,2 triliun (67,1 persen). Realisasi PMA itu tersebar di lima sektor utama, yakni industri kertas, barang dari kertas dan percetakan; industri logam dasar, barang logam, mesin dan elektronik, industri kimia dasar, barang kimia dan farmasi, industri alat angkutan dan transportasi lainnya, serta industri makanan. Adapun lima negara teratas yang menanamkan modal paling besar ke Indonesia sepanjang semester I 2016 adalah Singapura, Jepang, Hong Kong, China dan Belanda. Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong dalam kesempatan yang sama, menyambut positif pertumbuhan PMDN semester pertama itu. Menurut dia, PMDN penting bagi perkembangan investasi nasional karena akan memberikan kepercayaan asing atas iklim investasi yang mendukung. “Investor asing akan melihat dulu, orang Indonesia investasi nggak? Kalau orang Indonesia tidak berani investasi, orang asing juga enggan. Makanya dengan kepercayaan domestik yang memnbaik menurut saya akan menular ke investor asing lainnya,” tuturnya. BKPM mencatat realisasi investasi semester pertama 2016 mencapai Rp 298,1 triliun. atau 50,1 persen dari target realisasi investasi nasional sebesar Rp 594,8 triliun. Capaian realisasi investasi paruh pertama 2016 itu terdiri dari PMDN Rp 102,6 triliun dan PMA sebesar Rp 195,5 triliun.

Sumber: Antaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.