Restoran Asal Singapura Berminat Investasi Rp 27,8 miliar di Indonesia

0
74

Jakarta — Badan Koordinasi Penanam Modal (BKPM) menyatakan sebuah restoran terkemuka asal Singapura berminat berinvestasi sebesar 2 juta dolar AS atau setara Rp 27,8 miliar. Kepala BPKM Franky Sibarani mengatakan restoran tersebut menyatakan minatnya berinvestasi sesudah pemerintah merevisi Daftar Negatif Investasi (DNI) melalui Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2016/ Isi Perpres itu antara lain pihak asing boleh menguasai 100 persen saham restoran di Indonesia. “Ini salah satu dari beberapa minat yang muncul pasca direvisi peraturan mengenai DNI tersebut,” kata Franky dalam keterangan resmi yang diterima  Selasa (21/6). Frank menuturkan restoran tersebut akan membuka proyek awalnya di wilayah Jakarta. Kemudian perusahaan tersebut berencana ekspansi ke wilayah lainnya jika mendapatkan respon positif dari konsumen Indonesia. “BKPM mendukung penuh rencana investasi keluar wilayah Jakarta untuk menunjang pengembangan pariwisata di Indonesia,” ujarnya. Kepala Kantor Perwakilan BKPM (IIPC) Singapura Ricky Kusmayadi mengatakan bahwa investasi tersebut akan dikawal oleh pihaknya dengan berkoordinasi dengan KBRI dan instansi terkait. “Kami melakukan komunikasi intensif dengan perusahaan untuk membantu memfasilitasi berbagai keperluan terkait rencana investasi yang dilakukan,” kata Ricky. Singapura merupakan negara teratas di daftar peringkat negara yang paling banyak berinvestasi di Indonesia. Pada triwulan I 2016 Singapura telah berinvestasi di Indonesia di Indonesia sebesar Rp 2,9 miliar dolar AS.

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.