Kampung Moibaken Biak akan menjadi sentra buah jeruk

0
143

Biak — Kepala Dinas Peternakan dan Tanaman Pangan (Kadisnaktan) Kabupaten Biak Namfor, Provinsi Papua I Made Suaryadana menyebutkan, budidaya tanaman jeruk di kampung transmigrasi Moibaken distrik Yedindori seluas 25 hektar pada tahun 2016 akan menjadikan daerah ini sentra penghasil buah jeruk manis.  Kadisnaktan I Made Suaryadana di Biak, Sabtu mengatakan program pengembangan sentra jeruk manis sudah berjalan dan diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani transmigrasi dan warga lokal asli Biak. Ia mengakui selama beberapa tahun belakangan ini di wilayah kampung Moibaken dikenal memiliki lahan pertanian yang cocok ditanami berbagai jenis sayur mayur, buah jeruk, bangkuang serta tanaman palawija yang lain. Petani lokal, lanjut Made, dapat memperoleh keuntungan karena Moibaken dijadikan pusat budidaya jeruk manis. Menyinggung pendanaan untuk pengadaan bibit tanaman jeruk, menurut Made, akan dibantu dari anggaran perbantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia. “Untuk dukungan pendanaan sudah diprogramkan pada 2016,” Kadisnaktan Made. Pemkab Biak Numfor melalui visi misi Bupati Thomas Ondy berupaya bangkit dan mandiri. Saat ini jajaran dinas peternakan dan pertanian telah membuat program pembinaan petani loka untuk membuka lahan ekonomi produktif di kampung. Berdasarkan data wilayah Transmigrasi kampung Moibaken dihuni sekitar 45 kepala keluarga dari Pulau Jawa yang bersama warga lokal asli Biak hidup harmonis dalam mengelola lahan pertanian dan pengembangan ternak hewan sapi dan kambing.

Sumber: Antaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.