Kemenkop latih pelaku UKM di perbatasan Merauke

0
47

Jakarta — Kementerian Koperasi dan UKM melatih cara memperluas pasar dan jaringan usaha bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di perbatasan Merauke.  Deputi Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso BS di Jakarta, Minggu, mengatakan pihaknya menggelar pelatihan khusus bagi para pelaku UKM di Distrik Naukenjerai, Merauke, Papua, pada awal Juni 2016.  “UKM yang hadir sebanyak 80 peserta yang sebagian besar ibu-ibu dari tiga kampung, yaitu Kampung Ongjayya, Kampung Tonner dan Kampung Kuler,” katanya. Selain upaya memperluas pasar, pihaknya juga memberikan materi pelatihan pembuatan abon ikan dan abon rusa. “Pelatihan didahului dengan pemberian materi kewirausahaan dan perkoperasian, sebagai bekal para pelaku UKM untuk memulai usaha,” katanya.  Prakoso menekankan pentingnya pemberian pelatihan teknis di beberapa daerah perbatasan dalam rangka mendukung program percepatan pembangunan di daerah perbatasan.  Selain di Merauke, Kemenkop akan menggelar pelatihan serupa dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal masyarkat setempat, yakni di Kabupaten Sangau, Malino, Sintang, Nunukan, Kapuas Hulu, Maluku Tenggara Barat, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, dan Natuna.  “Adapun jenis pelatihan disesuaikan dengan permintaan masyarakat dari daerah setempat sesuai koordinasi dengan dinas koperasi dan UKM di masing-masing kabupaten,” katanya.  Seperti halnya di lokasi prioritas yakni di Merauke berupa pelatihan pembuatan abon ikan dan abon rusa yang merupakan permintaan masyarakat daerah tersebut. Pihaknya setidaknya akan melatih 40 pelaku UKM di setiap lokasi dengan dua angkatan sehingga total sebanyak 80 pelaku UKM. “Pelatihan bukan hanya berupa teknis pengolahan makanan, tetapi juga termasuk pelatihan pembuatan kain tenun, kerajinan dan juga pengemasan produk. Intinya apapun sesuai dengan permintaan masyarakatnya,” katanya. Kepala Dinas Koperasi setempat Beni Khalik sangat berharap para pelaku UKM membentuk kelompok-kelompok usaha kemudian kedepannya membentuk koperasi. “Banyak keluhan dari pelaku UKM di perbatasan Merauke terkait susahnya memasarkan produk maka kami berharap pemerintah pusat dapat terus memfasilitasi pemasaran dan dapat membantu kebutuhan peralatan untuk pembuatan abon ikan dan rusa bagi masyarakat,” kata Ben.

Sumber: Antaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.