PGN Hidupkan Lagi Kampung Tenun Sutera Garut

0
101

Garut – PT Perusahaan Gas Negara (persero) melakukan beberapa kegiatan untuk membantu menghidupkan kembali kampung tenun sutera Desa Panawuan, Garut, Jawa Barat. Upaya dilakukan dengan mengembangkan potensi perajin tenun sutera yang selama ini belum diperhatikan oleh kalangan pemerintah.     Ketua kelompok perajin tenun, Hendar Suhendar, mengatakan sebelumnya Desa Panawuan terkenal dengan tenun sutera. Hanya, potensi tersebut tidak berkembang sehingga masyarakat desa beralih menjadi petani.    Namun, menurut Hendar, setelah melihat bisnis tenun menjanjikan dan didorong bantuan PGN mengembangkan usaha tersebut, kini masyarakat kembali beralih menjadi perajin.                          “Bantuan yang kita dapat ada berupa bangunan fisik, pinjaman lunak, peralatan tenun, dan alat pengolahan limbah,” ujarnya kepada Kompas.com di Desa Panawuan, Desa Sukajaya, Garut, Jumat (20/5/2016).   Hendar menjelaskan pada 2012 ini PGN mendirikan tiga workshop, satu gallery dan sarana pendidikan berupa sekolah. Dia menuturkan bahwa untuk pinjaman lunak dari 12 kelompok hanya 7 kelompok yang mendapatkannya.                                               “Rata-rata Rp 10 juta pinjamannya. Cuma ada dua kelompok yang beda. Satu kelompok dapat Rp 15 juta, satu lagi Rp 30 juta. Jadi, total itu Rp 95 juta. Itu sampai tiga tahun dan bunganya juga kecil, cuma 0,5 persen,” ucapnya.     Namun, bantuan pinjaman lunak itu berhenti sejak 2014 lalu. Hal tersebut disebabkan oleh pergantian pemerintah yang mempunyai kebijakan baru sehingga pinjaman belum diberikan. “Tahun 2014 pinjamannya berhenti. Ada yang mengajukan, tapi belum ada tanggapan dari sana,” tuturnya.   Hendar berharap perhatian pemerintah meningkat untuk usaha tenun tersebut. Dia juga meminta pemerintah untuk menjaga budaya tenun sutera itu agar tidak punah.  “Harapan kita tenun Indonesia, khususnya di Garut ini, juga bisa terkenal di dunia internasional,” tuturnya.

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.