PORTELA JAYA AWALI LATIHAN 2018 DENGAN PESAWAT GLIDER BARU

PORTELA JAYA AWALI LATIHAN 2018 DENGAN PESAWAT GLIDER BARU

53
0
SHARE
Portela Jaya
(Kiri ke kanan) Sesepuh Portela Jaya Marsma TNI (Pur) Sardjono, Wakil Ketua Portela Jaya Djoko Hardono, Wakil I Sekjen PB-FASI (Federasi Aero Sport Indonesia) Cheppy R. Nasution, Pengurus Portela Jaya bidang keamanan penerbangan Brigjen TNI Afiffudin, Wakil II Sekjen PB-FASI yang juga Sesdispotdirga (Sekretaris Dinas Potensi Dirgantara) TNI-AU Kol. Pnb. Agung Sasongkojati, MA Sc, MSS, Kapotdirga Terbang Layang Marsma TNI Yoyok Sekti Setiyono, dan atlet Portela Jaya Iman Sahuleka, di lapangan terbang Pondok Cabe, Tangsel, 1 April 2018.

Persatuan Olahraga Terbang Layang Jakarta Raya (Portela Jaya) memulai latihan regular mingguan tahun 2018 dengan acara syukuran menyambut pesawat glider baru bertipe Schweizer 1:35 buatan AS tahun 1982 seharga 18 ribu Dolar AS (sekitar Rp 240 juta) yang dibeli dari pengumpulan uang bonus atlet terbang layang DKI Jakarta saat meraih 9 medali emas dalam PON ke-18 di Riau 2012 dan 7 medali emas dalam PON ke-19 di Jabar 2016.

Syukuran ditandai dengan menuangkan air dari kendi di lapangan terbang Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Minggu pagi (1 April 2018), dihadiri Wakil Ketua Portela Jaya, Djoko Hardono, juga sesepuh Portela Jaya Marsma TNI (Pur) Sardjono, Wakil I Sekjen PB-FASI (Federasi Aero Sport Indonesia) Cheppy R. Nasution, Wakil II Sekjen PB-FASI yang juga Sesdispotdirga (Sekretaris Dinas Potensi Dirgantara) TNI-AU Kol. Pnb. Agung Sasongkojati, MA Sc, MSS, Kapotdirga Terbang Layang Marsma TNI Yoyok Sekti Setiyono, Pengurus Portela Jaya bidang keamanan penerbangan Brigjen TNI Afiffudin, dan sejumlah atlet dan pengurus Portela Jaya.

Glider Portela Jaya
Pesawat glider Schweizer 1:35 buatan AS tahun 1982 sedang dicoba oleh Kapotdirga Terbang Layang Marsma TNI Yoyok Sekti Setiyono.

Pesawat glider Schweizer tipe 1:35 menjadi pesawat glider berkursi-tunggal ke-15 yang saat ini dimiliki Portela Jaya, dengan performance tertinggi dibanding pesawat glider lainnya. Angka 1:35 merupakan gliding ratio, artinya glider di angkasa bisa bergerak maju 35 hingga 38 meter setiap melayang-turun 1 meter. Sedangkan glider Portela Jaya lainnya memiliki gliding ratio lebih kecil, diantaranya ada yang 1:26.

Portela Jaya juga memiliki 7 pesawat glider berkursi-ganda, dan 4 pesawat bermesin-tunggal untuk menarik glider ke angkasa. Olahraga terbang layang dapat turut mendorong daya tarik pariwisata traveling Indonesia karena wisatawan bisa menikmati pemandangan indah melalui udara. *****

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.