Menlu Retno Minta Warga Rusia Pererat Hubungan dengan RI

Menlu Retno Minta Warga Rusia Pererat Hubungan dengan RI

11
0
SHARE

Moskow — Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengharapkan warga Rusia pencinta Indonesia akan terus menjadi sahabat untuk lebih mempererat hubungan Indonesia dan Rusia. “Para Indonesianis tersebut merupakan duta-duta kedua bangsa,” ujar Menlu Retno Marsudi¬† seperti disampaikan dalam keterangan pers dari KBRI Moskow, Rabu (14/03). Hal itu disampaikan Menlu Retno didampingi Duta Besar RI untuk Rusia dan Belarus M. Wahid Supriyadi dalam pertemuan dengan sekitar 30 warga Rusia pecinta Indonesia di Wisma Duta KBRI Moskow, Selasa (13/03). Para sahabat Indonesia tersebut tidak hanya warga Rusia lanjut usia yang mengenal Indonesia sejak tahun 1950-an, tetapi juga generasi muda Rusia yang bisa bermain gamelan dan menyinden. Banyak dari mereka yang fasih berbahasa Indonesia. Menlu Retno merasakan kekaguman atas kecintaan yang mendalam dari warga Rusia itu terhadap Indonesia dan mengapresiasi kontribusi yang diberikan dalam pengembangan hubungan kedua bangsa. Menurut Menu Retno, peluang kerja sama Indonesia dan Rusia sangat besar, seperti di bidang ekonomi. Nilai perdagangan bilateral antara Indonesia dan Rusia hanya mencapai 2,5 miliar dolar AS masih terlalu kecil jika dibandingkan dengan jumlah penduduk kedua negara. “Jumlah penduduk Indonesia dan Rusia sebanyak 406 juta tidak sebanding dengan nilai perdagangan kedua negara saat ini,” ujar Menlu Retno. Ketua Kerja Sama dan Persahabatan dengan Indonesia (LKPI) Sergei Shakhrai yang hadir dalam pertemuan itu menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mencari dan mengembangkan kerja sama kedua pihak, termasuk di bidang-bidang inovatif. LKPI mengkoordinasi hubungan persahabatan dan kerja sama dengan Indonesia dan selalu siap menyambut baik upaya-upaya untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia, ucap Sergei Shakhrai. Sergei Shakhrai mencatat sejumlah kerja sama Rusia dan Indonesia telah dirintis dan dapat terus dikembangkan. Kerja sama tersebut, antara lain di bidang hukum, sejarah dan olahraga, khususnya bulu tangkis. Menurut Shakhrai, Indonesia dan Rusia dapat mengembangkan juga kerja sama keislaman, termasuk pendidikan dan wisata halal.

Sumber: republika.co.id/Antaranews

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.