Yogyakarta gencarkan promosi destinasi wisata baru

Yogyakarta gencarkan promosi destinasi wisata baru

3
0
SHARE

Yogyakarta — Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta menggencarkan sejumlah destinasi wisata baru guna meningkatkan kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara ke daerah tersebut tahun 2018. Destinasi wisata baru tersebut didominasi wisata alam, Taman Tebing Breksi di Sleman, obyek wisata di wilayah perbukitan Mangunan, Bantul, Gunung Api Purba, Nglanggeran, Gunung Kidul, serta Kali Biru di Kulon Progo, serta desa-desa wisata yang tersebar di lima kabupaten/kota yang pada 2017 lalu memiliki angka kunjungan cukup signifikan. “Promosi kami gencarkan di berbagai kota baik di dalam negeri mancanegara,” kata Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (Dispar DIY) Aris Ryanta  di Yogyakarta, Sabtu (17/02). Aris mengakui hampir setiap tahun muncul destinasi-destinasi wisata baru, baik kuliner, maupun alam di Yogyakarta. Munculnya destinasi baru itu, diharapkan memberikan banyak pilihan bagi wisatawan yang ingin mengunjungi kota gudeg itu. Menurut Aris, selain melalui berbagai ajang pameran di dalam negeri, promosi wisata baru antara lain akan diprioritaskan dalam setiap kunjungan ke negara-negara Asia maupun Eropa. Aris menilai promosi perlu terus diperkuat meski wisatawan yang datang ke Yogyakarta saat ini telah cenderung menginginkan destinasi-destinasi baru dibanding destinasi yang telah lama populer seperti Malioboro, Museum Kraton Yogyakarta, Taman Pintar serta Candi Prambanan. Menurut dia, realisasi kunjungan wisata selama 2017 mencapai 397.000 untuk wisatawan mancanegara dan 4,7 juta untuk wisatawan nusantara dengan pergerakan wisatawan ke destinasi wisata di lima kabupaten/kota mencapai 23,7 juta orang. Dengan banyaknya destinasi wisata baru itu, Aris meyakini jumlah kunjungan wisatawan baik mancanegara maunpun nusantara mampu mencapai target kunjungan selama 2018 yang diharapkan naik 10 persen dibandingkan pada 2017.

Sumber: Antaranews

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.