AirNav Percepat Pengambilalihan Ruang Udara RI yang Dikelola Singapura dan Malaysia

AirNav Percepat Pengambilalihan Ruang Udara RI yang Dikelola Singapura dan Malaysia

10
0
SHARE

Jakarta — Direktur Utama Perum Lembaga Penyelenggaraan Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (PPNP) atau AirNav Indonesia Novie Riyanto menegaskan akan mempercepat upaya pengambil alihan ruang udara Blok ABC milik Indonesia yang masih dikuasai oleh Singapura dan Malaysia. Instansinya masih berupaya melakukan negosiasi untuk mengambil ruang udara tersebut. “Targetnya sih kalau sesuai Undang-undang tahun 2024. Tapi kami akan mempercepat, tahun 2018-2019 ini sudah selesai semua (pengambilalihan ruang udara Blok ABC),” kata Novie, Jumat (26/05). Dia mengatakan, perlu upaya negosiasi antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Singapura maupun Malaysia untuk memutuskan hal tersebut. Sebagai operator, AirNav Indonesia bertugas menyiapkan sumber daya manusia (SDM), infrastruktur dan prosedur. “Kami siap kapanpun, persiapan juga sudah jalan. Jadi nanti ada proses lanjut, ada negosiasi antara pemerintah kita dengan pemerintah negara lain (Singapura dan Malaysia),” kata Novie. Ruang udara Blok ABC berada di atas Kepuluan Riau yang meliputi Batam, Tanjung Pinang, Karimun dan Natuna. Ruang udara Blok ABC dikendalikan oleh Singapura dan Malaysia, ketika dua negara tersebut masih di bawah jajahan Inggris, atau sejak tahun 1946. “Sekarang tahapannya penyiapan operasional, peralatan dan sebagainya. Tapi ini kan tidak bisa diungkap semuanya, karena ini strategi Pemerintah RI,” kata Novie. Penguasaan terhadap ruang udara tersebut akan memberikan pengaruh besar dalam berbagai sektor, terutama pertahanan dan keamanan udara. Juga akan membawa dampak yang besar terhadap pendapatan negara dari segi ekonomi yakni melalui pemasukan atas lalu lintas pesawat komersial.

Sumber: kompas.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.