Pemerintah diminta cermat kelola perdagangan luar negeri

Pemerintah diminta cermat kelola perdagangan luar negeri

14
0
SHARE

Jakarta — Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Achmad Hafisz Tohir meminta pemerintah cermat dalam mengelola perdagangan luar negeri di tengah situasi ekonomi global yang belum membaik. Dalam keterang pers yang diterima Jumat (9/12), Hadisz mengatakan salah satu kebijakan yang perlu diperhatikan adalah perdagangan dengan menggunakan mata uang asing seperti dolar AS dan yuan Tiongkok. “Apabila Indonesia menggunakan yuan sebagai alat tukar utama, tentu akan punya risiko. Sampai sejauh ini perekonomian China belum stabil, masih volatil,” katanya.  Ia mengharapkan pemerintah mengkaji dengan mendalam rencana tersebut. Anggota DPR RI dari fraksi PAN itu mengatakan, pemerintah masih memerlukan penggunaan mata uang asing lainnya dalam perdagangan luar negeri. “Dolar AS telah menjadi alat tukar dunia. Dunia menggunakan dolar AS disebabkan ekonomi AS yang relatif stabil. Dulu sempat ada wacana untuk menjadikan euro menjadi alat tukar utama. Tetapi setelah riskan menggunakan euro karena selain mata uang baru, euro juga relatif fragile karena rentan terhadap perpecahan,” katanya. Ia berkeyakinan dengan kajian yang tepat maka perdagangan luar negeri Indonesia akan menunjukkan angka yang baik dari tahun ke tahun.

Sumber: Antaranews

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.