Rini minta Garuda agresif perluas pasar dunia

Rini minta Garuda agresif perluas pasar dunia

36
0
SHARE

Jakarta –Menteri BUMN Rini Soemarno meminta PT Garuda Indonesia Tbk lebih agresif menguasai pasar domestik dan internasional. “Ibu Menteri meminta kami untuk terus meningkatkan sinergi dengan BUMN lainnya dalam pengembangan infrastruktur dan layanan Garuda,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo usai menemui Menteri BUMN di Kantor Kementrian BUMN, Jakarta, Selasa (04/10). Pada pertemuan itu, Garuda diminta harus agresif, termasuk bersinergi secara kuat dengan anak perusahaan Citilink. “Untuk menguasai pasar domestik, regional dan internasional Ibu Rini menekankan perlunya peningkatan waktu koneksi penerbangan dan memperbanyak rute ke daerah-daerah tujuan wisasta,” katanya, Arif juga mengaku melaporkan rencana Garuda membuka rute penerbangan baru Jakarta-Labuan Bajo, NTT. “Penerbangan langsung Jakarta ke Labuan Bajo, mulai dibuka 27 Oktober 2016. Sebelumnya penerbangan ke Labuan Bajo juga sudah tersedia dari Denpasar, Bali. Penerbangan ke Labuan Bajo ini bisa menjadi bandara koneksi langsung ke rute internasional,” ujarnya. Untuk tahap awal frekuensi penerbangan Jakarta-Labuan Bajo adalah sekali sehari pada pukuk 10,00 pagi. “Kalau permintaan tinggi, kita segera menambah jumlah penerbangan ke sana,” kata Arif. Arif menuturkan, sesuai dengan arahan Menteri BUMN yang menghendaki jalur penerbangan domestik, regional dan internasional, Garuda sudah mendatangkan 50 unit Boeing 737 MAX, sementara Citilink mendatangkan 50 unit Airbus A320. Rini juga mendorong pangsa pasar Garuda dan Citilink di pasar domestik berada di atas 50 persen, dari saat ini 44 persen. “Di pasar internasional, Garuda diminta menguasai 50 persen pasar China dan Timur Tengah yang saat ini baru berkisar 38 persen,” kata Arif. Menyangkut rute ke China, Garuda segera membuka jalur internasional Denpasar-Chengdu, mulai Januari 2017, demikian Arif.

Sumber: Antaranews

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.