Tekan Inflasi Bahan Pangan, Mentan dan Mendag Libatkan Petani dan Pengusaha

Tekan Inflasi Bahan Pangan, Mentan dan Mendag Libatkan Petani dan Pengusaha

25
0
SHARE

Jakarta — Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan kini berupaya melibatkan petani dan pengusaha dalam menjaga stabilitas dan juga pasokan pangan strategis. Hal ini dilakukan, guna menekan angka inflasi dan memotong rantai pasok distribusi pangan di Indonesia. Sebelumnya Kementan, Kemendag, bersama Kemenperin dan Kemenkop dan UKM telah melakukan sinergi lintas Kementerian untuk bersama-sama memangkas rantai pasok yang terlalu panjang. “Kami MoU dengan kelompok tani, pakar dan dunia usaha untuk memotong rantai pasok dari sembilan titik jadi empat titik. Ini bisa mencapai satu struktur baru. Ini bisa menekan inflasi dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Jakarta, Senin (29/08). Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, menjelaskan, dengan adanya kerja sama tersebut diharapkan akan memberikan keuntungan yang signifikan untuk petani. Menurutnya, saat ini ada disparitas yang lebih besar antara harga pada tingkat petani dengan harga di pasar. “Kami juga sepakat bahwa produksi petani harus terjaga. Harus ada jaminan bahwa produksinya ini harus tetap terserap. Harus ada jaminan bahwa seluruh hasil panen terserap agar para petani dapat terus memproduksi dengan baik,” jelas Enggar. “Para petani bisa menjual langsung ke pasar seperti pasar komunitas nasional (paskomnas) atau PD Pasar Jaya,” tambahnya. Enggar menambahkan, saat ini ada dua permasalahan terkait pangan yang merugikan petani dan masyarakat sebagai konsumen. “Problem utamanya ada dua dari produksi dan penjualan. Selama ini mata rantai pasok luar biasa panjang. Merugikan petani dan konsumen yang untung yang di tengah-tengah,” pungkasnya.

Sumber: kompas.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.